Minggu, 14 April 2013

Kasus Manusia Bisa Tak Terlihat , Mistik Atau ilmiah

Masih ingat film "The Invisible Man"? Itu lho, film tentang ilmuwan yang mengadakan percobaan dan akhirnya bisa 'menghilang' dari pandangan orang-orang sekitarnya. Nah, film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini ternyata memang terjadi di dunia nyata.

Kita mungkin sering menghubungkan fenomena manusia bisa menghilang dengan dunia mistik. Lantas, bagaimana ilmu pengetahuan coba menjawabnya?

Manusia menghilang secara ilmiah disebut Spontaneous Human Invisibility, atau Spontaneous Human Involuntary Invisibility.

Bila ada orang yang memiliki kemampuan ini, maka ia bisa tidak terlihat dalam beberapa waktu. Rupanya, kasus ini terjadi di berbagai belahan dunia, bahkan Amerika.

Kalau jaman dulu atau (masih terjadi) di negara-negara berkembang seperti Indonesia, pasti langsung dihubungkan dengan kemampuan magis.
Ok, sekarang kita lihat dulu contoh kasusnya.

1. Menghilang di Toilet
Peter (37) tinggal di Gloucestershire, Inggris. Suatu hari ia menghadiri pesta bersama teman-temannya.
Saat ia menaiki tangga untuk menggunakan kamar mandi, ia diikuti seorang wanita yang ingin menggunakan kamar mandi juga. Wanita itu membiarkan Peter untuk menggunakan kamar mandi duluan dan menunggu di depan pintu untuk gilirannya.

Setelah Peter selesai, ia keluar dari toilet dan langsung menghampiri teman temannya dan mulai berbicara pada mereka. Anehnya, semua teman dan bahkan pacarnya mengabaikannya, Peter menganggap mereka bercanda.

Akhirnya Peter kembali ke kamar mandi dan melihat wanita yang tadi menunggunya keluar dari kamar mandi. Wanita itu terkejut melihat peter yang dia kira masih di kamar mandi.

Ketika Peter kembali bertanya pada teman dan pacarnya, mereka bilang tidak melihat ataupun mendengar Peter sebelumnya. Wanita tadi juga tidak tahu Peter sudah keluar dan turun.

2. Duduk di Sofa dan Menghilang
Kasus lain juga ada. Kali ini menimpa Wanita bernama Melanie, di Ventura, California. Ia Mengalami pengalaman aneh saat dia duduk di sofa. Saat itu dia sedang menatap ke dinding dan saat itu juga tiba-tiba menghilang.

Ia menyadari hal ini ketika suaminya keliling rumah mencarinya. Suaminya juga berdiri di depannya, hanya beberapa kaki. Setelah 10 menit, dia mulai terlihat lagi. Suaminya marah karena suaminya kira dia bersembunyi darinya.

3. Menghilang Saat Ditangkap Polisi
Kasus ketiga menimpa Jannise yang tinggal di Minneapolis,Minnesota. Ia memiliki pengalaman menghilang beberapa kali dalam hidupnya.

Salah satu peristiwa terjadi saat remaja. Saat itu ia bergabung dengan sekelompok teman-temannya yang memutuskan untuk mencuri dari Departement store. Sekali waktu, akhirnya mereka tertangkap polisi, termasuk Jannise.

Semuanya dibawa ke Kantor Polisi dan di tanyakan satu persatu kecuali Jannise yang tidak ditanya oleh polisi. Biarpun dia berdiri di sana, tetapi tidak seorang pun memperhatikannya.

Dia lalu keluar dari kantor polisi tanpa ada yang menanyakan ataupun menghentikannya.

Saat dia bertanya pada teman-temannya, mereka bilang bahwa mereka tidak tahu Jannise dibawa ke kantor polisi, Mereka kira dia masih berada di departement store.

Ada Sejak Lama
Kemampuan Manusia untuk tidak terlihat sudah diketahui bertahun-tahun lalu. Dukun Indo-Eropa dan Pre-Aryan memiliki keyakinan tentang ini. Zaman dulu mereka bisa mengendalikan “Penghilangan Tubuh” mereka.

Di abad pertengahan (sekitar abad 15) juga terjadi di Eropa. Pada masa tersebut, terdapat aliran yang disebut Rosicrucianism.

Ordo Rosicrucian, AMORC, singkatan dari Ancient Mystical Order Rosae Crucis (Ordo Kebatinan Purba Salib Mawar), memiliki keyakinan soal fenomena Tubuh Dapat Menghilang.

Pergerakan Rosicrucian berakar dari tradisi misteri, filosofi, dan dongeng dari Mesir kuno (kira-kira 1500 SM). Beribu-ribu tahun yang lalu di Mesir Kuno, sempat dibentuk badan penelitian yang menyelidiki misteri hidup dan belajar rahasia Ordo Rosicrucian kebijaksanaan tersembunyi ini.

Dengan beberapa tulisan dari naskah kuno, ada yang membahas tentang “penghilangan”. Seseorang dari Ordo Rosicrucian ini pernah menulis tentang “Bagaimana cara membuat manusia menghilang”.

Berbekal keyakinan secara ilmiah tersebut, H.Spencer Lewis, Pediri AMORC di San Jose,California mengatakan kita bisa menghilang dengan menggunakan “Awan”. Dia mengatakan Awan atau kabut bisa dipanggil untuk menutupi tubuh dan menghalangi penglihatan orang lain terhadapnya.

Berdasarkan keterangan Lewis, ilmu ini masih diajarkan hingga sekarang. Sayangnya, tulisan tentang cara menghilang dengan bantuan “Awan” ini masih merupakan rahasia Ordo Rosicrucian.

Cabang lain dari persaudaraan Rosicrucian, The Hermetic Order Of The Golden Dawn, Mennggalkan manuskrip yang menjelaskan tentang ritual untuk menjadi tidak terlihat. Manuskrip ini mengatakan tentang menutupi diri dengan “Jubah” yang mirip dengan “Awan”
Apakah “Awan” Tersebut?

Rosicrucian mengatakan bentuk pertama untuk Manifestasi Material adalah Elektron. Ada laporan bahwa jika terbentuk suatu Awan dengan Elektron maka bisa menyerap cahaya yang harusnya dipantulkan kembali ke mata kita.

Pelet dengan media foto

Lakunya menjalani ritual di tempat-tempat yang sepi selama 3 atau 7 hari, mengusahakan untuk tidak tidur dan apabila tertidur maka diupayakan untuk segera bangun kembali. Diupayakan untuk senantiasa terjaga dan mengingat sebanyak-banyaknya kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetap melakukan sholat fardhu dan mengurangi makan dan minum air putih hanya ketika sangat haus.

Mantra ini dibaca usai sholat fardhu

SUKMONINGRAT SEJATI IMAN SUCI SUKMO SEJATI SEJATI SIRO TANGIYO REKSANEN AKU ISIKU ILAT KUMOLO, PARINGONO ASMORO NABI YUSUF LAN ASMORONE PORO NABI KABEH, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI LAN SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT DADEKNO AKU AKU LANANG SEJATI

Mantera diatas dibaca usai sholat sebanyak 3 X
Usai melakukan ritual tersebut maka insya alloh ilmu sudah anda miliki.


Apabila ingin mempraktekkannya, maka baca mantra dibawah ini sambil memegang foto target.
mantranya

SUKMONINGRAT SEJATI, IMAN SUCI SUKMO SEJATI, SEJATI SIRO TANGSIYO REKANEN AKU, ALING ALINGONO AKU, ASMORO WULAN RAH IKU, ISI ILAT KUMOLO, YEN SIRO WERUHO KAPILENG KEP ASIKEP ASMORO MIWAH NABI YUSUF CAHYOKU SEDYA SEDYANE NABI KABEH, IDEP KEDEP SI ……………(NAMA TARGET)………MARING AKU, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI KENAKNO KANG MARI KANGEN, SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT, KENAKNO KANG NGARUNGU PAIMAMAN YO AKU LANANG SEJATI.

Lihat reaksi target dalam satu atau dua minggu, target akan menyayangi anda dengan sepenuh hati. Mohon tidak untuk main-main dan kedewasaan mental spiritual diperlukan agar tidak ada penyalahgunaan ilmu.

Jumat, 05 April 2013

Misteri Banyaknya Orang Yang Memburu Ilmu SOEHARTO

Misteri Banyaknya Orang Yang Memburu Ilmu SOEHARTO | Blog Misteri Beda Dunia | Banyaknya pejabat yang menjenguk Soeharto yang sakit di RSPP dulu, sangat bisa dimengerti. Soeharto pernah menjadi presiden selama 32 tahun sehingga hampir semua pejabat saat ini adalah bekas anak buahnya. Hubungan senior-junior atau bapak-anak itu mesti dijaga karena tanpa senior/bapak, junior/anak tak mungkin menjadi seperti sekarang. Inilah mungkin kesempatan terakhir untuk bertemu dan memberi hormat. 
[ Blog Misteri Beda Dunia ]
Soeharto | Blog Misteri Beda DuniaDalam perspektif Jawa, menjenguk orang hebat yang hendak menemui ajal, bukanlah sekadar memberi hormat. Lebih dari itu, para penjenguk bisa berharap akan kejatuhan ilmu yang dimiliki orang yang dijenguknya. Sebab, bagi orang Jawa, tidak ada orang kuat, tidak ada pemimpin hebat, tanpa ilmu yang kuat dan hebat pula. Dan ilmu-ilmu itu akan lepas bersamaan dengan lepasnya nyawa dari yang empunya.
[ Blog Misteri Beda Dunia ]
Berbeda dengan konsep Barat, ilmu dalam khasanah Jawa adalah sesuatu yang konkret. Jika di Barat ilmu berarti kemampuan otak manusia dalam menampung dan mengolah informasi dan pengetahuan; dalam tradisi Jawa, ilmu adalah hasil dari laku prihatin, misalnya lewat puasa dan bertapa, yang mewujud dalam bentuk benda-benda, seperti cincin, ikat kepala, keris yang memiliki bahkan merasuk dalam tubuh yang empunya. Itulah kasekten. Sesuatu yang membuat orang menjadi sakti, berilmu. 
[ Blog Misteri Beda Dunia ]
Demikian juga dalam soal kekuasaan. Orang Barat melihat kekuasaan adalah sesuatu yang abstrak: kekuasaan adalah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi, menggerakkan atau memaksa orang lain. Sementara menurut orang Jawa, kekuasaan adalah sesuatu yang dijatuhkan dari atas kepada orang-orang tertentu. Kekuasaan adalah wahyu, yang hanya diperoleh orang-orang terpilih. Wahyu selalu manjing dalam raga, juga diikuti oleh benda-benda sakti lainnya.
[ Blog Misteri Beda Dunia ]
Nah, dalam konteks demikian, maka bisa dimengerti bila Soeharto sakit dan kritis, maka para pejabat datang berduyun. Ya, mereka hendak memberi penghormatan terakhir, tapi dalam hatinya mungkin juga berharap akan mendapatkan ilmu dan wahyu yang pernah dimiliki Soeharto. Tak ada yang salah, sebab dalam tardisi Jawa tindakan praktis itu juga kerap dilakukan para pendahulu. Artinya, tanpa laku prihatin, tanpa puasa dan pertapa, jika ilmu atau wahyu itu mau jatuh ke seseorang, ya jatuhlah. 

Oleh karena itu pula, siapapun sesungguhnya punya peluang untuk kejatuhan ilmu dan wahyu yang sempat dimiliki Soeharto. Makanya jangan heran, setiap Soeharto sakit, pada radius 500 meter dari RSPP banyak orang pintar berkumpul. Mereka datang dari pelosok Jawa bahkan penjuru tanah air. Mereka berharap bisa menangkap atau kejatuhan ilmu atau wahyunya Soeharto yang hendak terbang dari raga. Mereka punya peluang yang sama dengan para pajabat yang keluar masuk rumah sakit.

Sumber : Daftar Artikel Misteri